Love is . . . .

Cinta. Kalau kita bicara tentang cinta pasti ga akan pernah ada habisnya. Dimanapun, kapanpun dan siapapun pasti ada saja yang membicarakannya. Ada istilah cinta negara, cinta monyet, cinta buta, atau bahkan cinta mati, dan cinta-cinta lainnya. Jadi, apa sih cinta itu? Aku terkadang bingung harus jawab apa :D


Well, ada yang bilang cinta dan jodoh itu bagaikan daun bagi sebatang pohon. Pohon tentu membutuhkan daun, tapi pohon tumbuh bukan sebatas untuk menghasilkan daun, tapi agar bermanfaat bagi lingkungan di sekitarnya. Nah, karena pohon tumbuh agar bermanfaat bagi sekitarnya, maka dengan tumbuhnya daun itu diharapkan dapat menambah kebermanfaatan pohon tersebut. Perlu diketahui bahwa Tuhan juga menciptakan pohon yang tanpa daun. Menyedihkan memang, akan tetapi hal itu tidak membuatnya tak bermanfaat bagi sekitar karena pohon kaktus yang tak berdaun masih memiliki banyak manfaat dan bisa berbunga indah.

Ada juga beberapa orang menganggap cinta itu seperti oksigen yang kita butuhkan untuk bertahan hidup, yang kita hirup setiap waktu, sehingga kita bisa mati tanpanya. 


Itu kata mereka . . .

Tapi bagiku, cinta itu seperti angin. Tak berwujud, tapi kita tau dia ada dan bisa merasakannya. Menyejukkan, membuatku ingin terus merasakannya terutama saat matahari menebarkan panasnya. Tapi kadang juga bisa menghancurkan segala sesuatu yang ada di sekitarnya.

So, guys, apa arti cinta menurut kalian? ;)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Note

14072013


"aku bersamanya
tapi ia masih mengharapkan dia
jadi, untuk apa keberadaanku?"


15072013


"aku tidak mudah percaya pada orang lain
aku hanya percaya pada beberapa orang saja
dan kamu salah satunya
aku pernah berkata,
'jangan sia-siakan kepercayaan yang sudah aku berikan untuk kamu'
tapi nyatanya?
apa kamu tau?
susah payah aku untuk percaya kamu
tapi diam-diam kamu masih mengharapkannya
sakit rasanya
lalu untuk apa aku ada untukmu?
jangan salahkan aku kalau sikapku tak sama lagi


Posko KKN Sindanglaya - Subang

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments1

It's Love - SunYeon

Inilah Cinta

Saat ku lewat di dekatmu
Jantungku terus berdebar sepanjang hari
Aku, merindukanmu
Bayangmu selalu tinggal di benakku

Saat aku tak sengaja bertemu denganmu lagi
Kutundukkan kepalaku
Bahkan saat mata kita bertemu
Aku hanya tersenyum malu

Apa kau tahu?
Apa kau tahu perasaanku?
Cinta yang kupendam
Apa kau mengetahuinya?

Dari awal, inilah cintaku
Begitu hangat dibalik hatiku yang dingin
Cinta yang datang padaku secara perlahan
Walau ku sedikit takut

Cinta yang menggerakkanku
Cinta telah melanda hatiku
Aku jatuh cinta
Sebanyak aku merindukanmu

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Menolong dan Ditolong

Hari itu aku sedang bersama teman-temanku di kantin kampus. Kami baru saja selesai kuliah yang salah satu mata kuliahnya adalah drama. Karena banyak tenaga yang terbuang akhirnya kami mengisi perut di kantin. Bagiku rasanya hari itu repot sekali. Aku yang tak biasa membawa tas jinjingan, pada saat itu harus membawanya karena peralatan drama.

Saat sedang makan, tiba-tiba HP-ku berbunyi. Ternyata ada sms dari teman sekelasku.

From: A
De, minta tolong liatin d kelas ada topi wrna putih ga? Klo ada ambil dlu ya, nt aku ambil k rmh.

Aku yang sedang makan pun langsung berdiri untuk mencari topi itu di kelas, tapi temanku malah berkata,"Beresin dulu itu makannya, kamu lagi makan juga."

"Bentar, cuma ke kelas kok. Takut topinya keburu ilang," kataku.

"Bela-belain nunda makan ih, padahal kalo kamu yang minta tolong belum tentu langsung diambilin."

"Gapapa yang penting udah nolongin," kataku sambil berlalu.

Setelah kutemukan topi itu, aku kembali ke kantin dan menyimpannya di tas jinjingku. Kulanjutkan lagi makan yang sempat tertunda. Kemudian aku dan temanku pulang. Di perjalanan, aku baru sadar ada sesuatu yang hilang. Tas jinjingku!! Dasar pelupa!! Langsung kuhubungi temanku yang lain, yang kemungkinan masih ada di kampus.

Untunglah temanku itu masih di kampus. Aku langsung meminta tolong padanya untuk mengambilkan tasku di kantin, dan ia pun menemukannya. Fiuh~ Hampir saja.

Intinya, menolong seseorang (dalam hal kebaikan tentunya) tidak perlu melihat siapa orang itu, dan tidak perlu berpikir apakah ia akan melakukan hal yang sama seperti yang akan kita lakukan. Di saat ada yang membutuhkan pertolongan kita, maka tolonglah. Kita pasti akan mendapat perlakuan yang sama bahkan lebih, mungkin bukan dari orang yang kita tolong, tapi dari orang lain. Atau bahkan mungkin juga dari orang yang kita tolong.

So, janganlah mengharapkan balasan dari apa yang kita lakukan karena apapun yang kita lakukan, baik atau buruk, sudah pasti akan mendapat balasan ;)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Standar Kompetensi Guru

Manusia merupakan makhluk yang dapat dididik dan dapat mendidik. Untuk dapat menjalankan tugasnya secara profesional, sejatinya seorang calon pendidik harus memiliki empat standar kompetensi guru, yaitu:
  1. Kompetensi Pedagogis, yaitu kompetensi guru yang berkaitan dengan penguasaan materi tentang teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. Tak ada alasan bagi seorang guru untuk berhenti belajar.
  2. Kompetensi Kepribadian. Seorang guru harus memiliki kepribadian yang baik, mulai dari bertutur kata santun, berkata jujur, disiplin, dan sikap baik lainnya. Kepribadian yang baik ini sangat diperlukan karena seorang guru adalah sosok yang akan digugu dan ditiru oleh anak didiknya.
  3. Kompetensi Sosial. Seorang guru sejatinya dapat bersosialisasi dengan baik, dan dapat menjadi teladan atau contoh yang baik di tengah-tengah masyarakat, karena beberapa kalangan masyarakat masih beranggapan bahwa guru adalah sosok yang perlu dihormati dan disegani.
  4. Kompetensi Profesional. Guru yang profesional adalah guru yang mampu melaksanakan pembelajaran mulai dari merencanakan pembelajaran, membuat strategi, menerapkan metode, menggunakan media, mengevaluasi, mengobservasi, dan melakukan perbaikan pada setiap kekurangan yang ada dalam proses pembelajaran.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

23 Feb 2013

Tak terasa sekarang aku sudah memasuki semester 6. Itu artinya 1 tahun lagi aku akan sidang skripsi lalu wisuda dan mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan. Doakan saja agar semuanya berjalan dengan lancar =)

Mengapa aku memilih menjadi guru, ada alasan tersendiri. Yang paling utama adalah karena aku ingin menjadi seperti guruku di SD. Bisa dikatakan beliau adalah guru paling bijak di SD-ku. Temanku mungkin tau bahwa aku ini anak yang pendiam. Hanya beberapa orang saja yang mau berteman denganku. Guru-guru pun kadang bersikap tak acuh padaku. Padahal aku sudah berusaha untuk diakui oleh mereka dengan cara belajar giat dan selalu mendapatkan juara 3 besar. Sedih? Pasti. Tapi untungnya aku punya keluarga yang selalu bangga padaku.

Guru yang aku kagumi ini mengajarku di kelas 4. Ada yang beda dengan guru yang satu ini. Beliau selalu ramah pada semua murid, bahkan tak pernah lupa untuk menyapaku setiap di kelas. Setiap pembelajaran di kelas, aku agak diberi perhatian khusus karena pasifnya aku. Di saat kelulusan beliau berkata padaku, "Kamu itu pintar, kamu pasti bisa sukses, diamnya kamu itu hanya sebuah ciri khas yang membedakanmu dari yang lain. Selamat berjuang ya, semoga sukses". Aku terharu tapi aku tak mau menangis, kuberikan senyum manisku pada beliau.

Beliaulah orang pertama yang menginspirasiku. Aku ingin menjadi guru, yang bisa berkenan di hati murid-muridku dan bisa terus berbagi ilmu seumur hidupku. Hanya saja, aku terlalu sulit untuk bersosialisasi. Dengan teman-temanku saja sulit, apalagi dengan anak didik yang membutuhkan seorang guru yang bisa membuat mereka nyaman. Aku kembali berpikir, apakah aku bisa? Nyatanya aku sudah lebih dari setengah jalan, hampir sampai pada tujuan, jadi aku harus bisa. Seseorang pernah berkata, "Mengajar itu tak hanya membutuhkan otak yang pintar, tapi juga membutuhkan ketulusan agar apa yang kita sampaikan pada anak didik kita dapat melekat di hati mereka".

Sekarang aku harus belajar untuk tulus dalam melakukan sesuatu. Apapun kelemahan yang ada dalam diriku, semoga nantinya akan menjadi suatu kelebihan. =)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Love = Waiting for a Bus

Cinta itu sama seperti orang yang sedang menunggu bis
Sebuah bis datang, dan kamu bilang,
"Wah..terlalu penuh, sumpek, bakalan nggak bisa duduk nyaman nih! Aku tunggu bis berikutnya aja deh."
Kemudian, bis berikutnya datang.
Kamu melihatnya dan berkata,
"Aduh bisnya kurang asik nih, nggak bagus lagi, nggak mau ah."

Bis selanjutnya datang, cool dan kamu berminat, tapi seakan-akan dia tidak melihatmu dan lewat begitu saja.
Bis keempat berhenti di depan kamu.
Bis itu kosong, cukup bagus, tapi kamu bilang,
"Nggak ada AC nih, bisa kepanasan aku".
Maka kamu membiarkan bis keempat itu pergi.
Waktu terus berlalu, kamu mulai sadar bahwa kamu bisa terlambat pergi ke kantor.
Ketika bis kelima datang, kamu sudah tak sabar, kamu langsung melompat masuk ke dalamnya.
Setelah beberapa lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu salah menaiki bis.
Bis tersebut jurusannya bukan yang kamu tuju!
Dan kau baru sadar telah menyiakan waktumu sekian lama.

Moral dari cerita ini :
Sering kali seseorang menunggu orang yang benar-benar 'ideal' untuk menjadi pasangan hidupnya.
Padahal tidak ada orang yang 100% memenuhi keidealan kita.
Dan kamu pun sekali-kali tidak akan pernah bisa menjadi 100% sesuai keinginan dia. Tidak ada salahnya memiliki 'persyaratan' untuk 'calon', tapi tidak ada salahnya juga memberi kesempatan kepada yang berhenti di depan kita.
Tentunya dengan jurusan yang sama seperti yang kita tuju.
Apabila ternyata memang tidak cocok, apa boleh buat, tapi kamu masih bisa berteriak 'Kiri!' dan keluar dengan sopan.
Maka memberi kesempatan pada yang berhenti di depanmu, semuanya bergantung pada keputusanmu.
Daripada kita harus jalan kaki sendiri menuju kantormu, dalam arti menjalani hidup ini tanpa kehadiran orang yang dikasihi.
Cerita ini juga berarti, kalau kebetulan kamu menemukan bis yang kosong, kamu sukai dan bisa kamu percayai, dan tentunya sejurusan dengan tujuanmu, kamu dapat berusaha sebisamu untuk menghentikan bis tersebut di depanmu, agar dia dapat memberi kesempatan kepadamu untuk masuk ke dalamnya.
Karena menemukan yang seperti itu adalah suatu berkah yang sangat berharga dan sangat berarti.
Bagimu sendiri, dan bagi dia.

Lalu bis seperti apa yang kamu tunggu? :-)

Source : Tambahkan Cinta dan Kurangi Benci

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Sejarah Masuk Kuliah

Tepat pada tahun 2010 aku telah mengambil sebuah keputusan yang akan menentukan masa depanku nantinya. Pemilihan Perguruan Tinggi. Hal yang paling kubenci adalah saat aku harus memilih salah satu di antara begitu banyak pilihan yang memang bagus. Tapi seperti yang orang lain katakan, "Life is Choice". Hidup adalah pilihan, bukan kehidupan namanya jika tak memilih.


     Keinginan terbesarku adalah masuk ke sebuah PTN di Bandung dengan jurusan Pendidikan Matematika. Tapi orangtuaku lebih berharap aku masuk Pendidikan Guru SD dengan alasan tempat yang dekat dengan rumah dan nantinya sama-sama jadi guru (padahal ruang lingkupnya beda -_-). Daripada harus berdebat, aku buat saja perjanjian. Untuk Ujian Masuk PTN, aku mengikuti keinginan orangtua. Dan apabila aku tak lulus UMPTN tersebut, aku akan mengikuti SNMPTN ke jurusan yang aku inginkan. Perjanjian pun disepakati.

     Memang ya, doa orangtua itu sangat berpengaruh. Aku lulus UMPTN! Janji tak mungkin diingkari. Aku pun langsung mengambil kesempatan itu. Mereka terlihat bahagia, walaupun anaknya ini tidak masuk ke universitas yang bergengsi (karena tak pernah ikut ujian seleksi), melainkan masuk ke sebuah kampus daerah. Biarlah, kebahagiaan mereka adalah kebahagiaanku juga. Percayalah Allah sedang mempersiapkan rencana yang besar bagiku. Jadi, jalani saja.

Biarlah aliran sungai yang mengantarkanku menuju lautan.



^_^

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Tuhan, Sadarkan Aku

Tuhan, sadarkan aku

bahwa seharusnya aku bahagia melihat orang lain bahagia

Tuhan, sadarkan aku

bahwa iri hati bukanlah sikap yang tepat saat melihat orang lain bahagia

Tuhan, sadarkan aku

bahwa iri hati hanya membuang-buang waktuku

Tuhan, sadarkan aku

bahwa masih banyak hal yang bisa kulakukan

janganlah terus memelihara rasa iri dalam hati

Tuhan, sadarkan aku

bahwa diluar sana banyak sekali orang yang kurang beruntung

dan aku lebih beruntung dari mereka

Tuhan, sadarkan aku

bahwa aku juga punya banyak impian dan aku harus berjuang untuk mewujudkannya

dan Tuhan, yakinkan aku

bahwa aku bisa melakukan semua itu

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0