20052014

Terimakasih untuk semua yang telah kau berikan selama ini. Terimakasih untuk perhatian, rasa bahagia dan kecewa yang telah kau berikan. Setidaknya aku pernah tau rasanya dicintai dan diberi kesempatan untuk mencintai.

Sayang, yakinlah bahwa Tuhan tau apa yang terbaik untuk kita. Dengan perpisahan ini, dengan kesendirian kita mulai saat ini, kita sama-sama memperbaiki diri untuk menghadapi seseorang yang sedang dipersiapkan Tuhan sebagai calon pendamping kita nantinya.

Thank you so much for everything, dear :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Love is . . . .

Cinta. Kalau kita bicara tentang cinta pasti ga akan pernah ada habisnya. Dimanapun, kapanpun dan siapapun pasti ada saja yang membicarakannya. Ada istilah cinta negara, cinta monyet, cinta buta, atau bahkan cinta mati, dan cinta-cinta lainnya. Jadi, apa sih cinta itu? Aku terkadang bingung harus jawab apa :D


Well, ada yang bilang cinta dan jodoh itu bagaikan daun bagi sebatang pohon. Pohon tentu membutuhkan daun, tapi pohon tumbuh bukan sebatas untuk menghasilkan daun, tapi agar bermanfaat bagi lingkungan di sekitarnya. Nah, karena pohon tumbuh agar bermanfaat bagi sekitarnya, maka dengan tumbuhnya daun itu diharapkan dapat menambah kebermanfaatan pohon tersebut. Perlu diketahui bahwa Tuhan juga menciptakan pohon yang tanpa daun. Menyedihkan memang, akan tetapi hal itu tidak membuatnya tak bermanfaat bagi sekitar karena pohon kaktus yang tak berdaun masih memiliki banyak manfaat dan bisa berbunga indah.

Ada juga beberapa orang menganggap cinta itu seperti oksigen yang kita butuhkan untuk bertahan hidup, yang kita hirup setiap waktu, sehingga kita bisa mati tanpanya. 


Itu kata mereka . . .

Tapi bagiku, cinta itu seperti angin. Tak berwujud, tapi kita tau dia ada dan bisa merasakannya. Menyejukkan, membuatku ingin terus merasakannya terutama saat matahari menebarkan panasnya. Tapi kadang juga bisa menghancurkan segala sesuatu yang ada di sekitarnya.

So, guys, apa arti cinta menurut kalian? ;)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Note

14072013


"aku bersamanya
tapi ia masih mengharapkan dia
jadi, untuk apa keberadaanku?"


15072013


"aku tidak mudah percaya pada orang lain
aku hanya percaya pada beberapa orang saja
dan kamu salah satunya
aku pernah berkata,
'jangan sia-siakan kepercayaan yang sudah aku berikan untuk kamu'
tapi nyatanya?
apa kamu tau?
susah payah aku untuk percaya kamu
tapi diam-diam kamu masih mengharapkannya
sakit rasanya
lalu untuk apa aku ada untukmu?
jangan salahkan aku kalau sikapku tak sama lagi


Posko KKN Sindanglaya - Subang

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments1

It's Love - SunYeon

Inilah Cinta

Saat ku lewat di dekatmu
Jantungku terus berdebar sepanjang hari
Aku, merindukanmu
Bayangmu selalu tinggal di benakku

Saat aku tak sengaja bertemu denganmu lagi
Kutundukkan kepalaku
Bahkan saat mata kita bertemu
Aku hanya tersenyum malu

Apa kau tahu?
Apa kau tahu perasaanku?
Cinta yang kupendam
Apa kau mengetahuinya?

Dari awal, inilah cintaku
Begitu hangat dibalik hatiku yang dingin
Cinta yang datang padaku secara perlahan
Walau ku sedikit takut

Cinta yang menggerakkanku
Cinta telah melanda hatiku
Aku jatuh cinta
Sebanyak aku merindukanmu

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Menolong dan Ditolong

Hari itu aku sedang bersama teman-temanku di kantin kampus. Kami baru saja selesai kuliah yang salah satu mata kuliahnya adalah drama. Karena banyak tenaga yang terbuang akhirnya kami mengisi perut di kantin. Bagiku rasanya hari itu repot sekali. Aku yang tak biasa membawa tas jinjingan, pada saat itu harus membawanya karena peralatan drama.

Saat sedang makan, tiba-tiba HP-ku berbunyi. Ternyata ada sms dari teman sekelasku.

From: A
De, minta tolong liatin d kelas ada topi wrna putih ga? Klo ada ambil dlu ya, nt aku ambil k rmh.

Aku yang sedang makan pun langsung berdiri untuk mencari topi itu di kelas, tapi temanku malah berkata,"Beresin dulu itu makannya, kamu lagi makan juga."

"Bentar, cuma ke kelas kok. Takut topinya keburu ilang," kataku.

"Bela-belain nunda makan ih, padahal kalo kamu yang minta tolong belum tentu langsung diambilin."

"Gapapa yang penting udah nolongin," kataku sambil berlalu.

Setelah kutemukan topi itu, aku kembali ke kantin dan menyimpannya di tas jinjingku. Kulanjutkan lagi makan yang sempat tertunda. Kemudian aku dan temanku pulang. Di perjalanan, aku baru sadar ada sesuatu yang hilang. Tas jinjingku!! Dasar pelupa!! Langsung kuhubungi temanku yang lain, yang kemungkinan masih ada di kampus.

Untunglah temanku itu masih di kampus. Aku langsung meminta tolong padanya untuk mengambilkan tasku di kantin, dan ia pun menemukannya. Fiuh~ Hampir saja.

Intinya, menolong seseorang (dalam hal kebaikan tentunya) tidak perlu melihat siapa orang itu, dan tidak perlu berpikir apakah ia akan melakukan hal yang sama seperti yang akan kita lakukan. Di saat ada yang membutuhkan pertolongan kita, maka tolonglah. Kita pasti akan mendapat perlakuan yang sama bahkan lebih, mungkin bukan dari orang yang kita tolong, tapi dari orang lain. Atau bahkan mungkin juga dari orang yang kita tolong.

So, janganlah mengharapkan balasan dari apa yang kita lakukan karena apapun yang kita lakukan, baik atau buruk, sudah pasti akan mendapat balasan ;)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Standar Kompetensi Guru

Manusia merupakan makhluk yang dapat dididik dan dapat mendidik. Untuk dapat menjalankan tugasnya secara profesional, sejatinya seorang calon pendidik harus memiliki empat standar kompetensi guru, yaitu:
  1. Kompetensi Pedagogis, yaitu kompetensi guru yang berkaitan dengan penguasaan materi tentang teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. Tak ada alasan bagi seorang guru untuk berhenti belajar.
  2. Kompetensi Kepribadian. Seorang guru harus memiliki kepribadian yang baik, mulai dari bertutur kata santun, berkata jujur, disiplin, dan sikap baik lainnya. Kepribadian yang baik ini sangat diperlukan karena seorang guru adalah sosok yang akan digugu dan ditiru oleh anak didiknya.
  3. Kompetensi Sosial. Seorang guru sejatinya dapat bersosialisasi dengan baik, dan dapat menjadi teladan atau contoh yang baik di tengah-tengah masyarakat, karena beberapa kalangan masyarakat masih beranggapan bahwa guru adalah sosok yang perlu dihormati dan disegani.
  4. Kompetensi Profesional. Guru yang profesional adalah guru yang mampu melaksanakan pembelajaran mulai dari merencanakan pembelajaran, membuat strategi, menerapkan metode, menggunakan media, mengevaluasi, mengobservasi, dan melakukan perbaikan pada setiap kekurangan yang ada dalam proses pembelajaran.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

23 Feb 2013

Tak terasa sekarang aku sudah memasuki semester 6. Itu artinya 1 tahun lagi aku akan sidang skripsi lalu wisuda dan mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan. Doakan saja agar semuanya berjalan dengan lancar =)

Mengapa aku memilih menjadi guru, ada alasan tersendiri. Yang paling utama adalah karena aku ingin menjadi seperti guruku di SD. Bisa dikatakan beliau adalah guru paling bijak di SD-ku. Temanku mungkin tau bahwa aku ini anak yang pendiam. Hanya beberapa orang saja yang mau berteman denganku. Guru-guru pun kadang bersikap tak acuh padaku. Padahal aku sudah berusaha untuk diakui oleh mereka dengan cara belajar giat dan selalu mendapatkan juara 3 besar. Sedih? Pasti. Tapi untungnya aku punya keluarga yang selalu bangga padaku.

Guru yang aku kagumi ini mengajarku di kelas 4. Ada yang beda dengan guru yang satu ini. Beliau selalu ramah pada semua murid, bahkan tak pernah lupa untuk menyapaku setiap di kelas. Setiap pembelajaran di kelas, aku agak diberi perhatian khusus karena pasifnya aku. Di saat kelulusan beliau berkata padaku, "Kamu itu pintar, kamu pasti bisa sukses, diamnya kamu itu hanya sebuah ciri khas yang membedakanmu dari yang lain. Selamat berjuang ya, semoga sukses". Aku terharu tapi aku tak mau menangis, kuberikan senyum manisku pada beliau.

Beliaulah orang pertama yang menginspirasiku. Aku ingin menjadi guru, yang bisa berkenan di hati murid-muridku dan bisa terus berbagi ilmu seumur hidupku. Hanya saja, aku terlalu sulit untuk bersosialisasi. Dengan teman-temanku saja sulit, apalagi dengan anak didik yang membutuhkan seorang guru yang bisa membuat mereka nyaman. Aku kembali berpikir, apakah aku bisa? Nyatanya aku sudah lebih dari setengah jalan, hampir sampai pada tujuan, jadi aku harus bisa. Seseorang pernah berkata, "Mengajar itu tak hanya membutuhkan otak yang pintar, tapi juga membutuhkan ketulusan agar apa yang kita sampaikan pada anak didik kita dapat melekat di hati mereka".

Sekarang aku harus belajar untuk tulus dalam melakukan sesuatu. Apapun kelemahan yang ada dalam diriku, semoga nantinya akan menjadi suatu kelebihan. =)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Love = Waiting for a Bus

Cinta itu sama seperti orang yang sedang menunggu bis
Sebuah bis datang, dan kamu bilang,
"Wah..terlalu penuh, sumpek, bakalan nggak bisa duduk nyaman nih! Aku tunggu bis berikutnya aja deh."
Kemudian, bis berikutnya datang.
Kamu melihatnya dan berkata,
"Aduh bisnya kurang asik nih, nggak bagus lagi, nggak mau ah."

Bis selanjutnya datang, cool dan kamu berminat, tapi seakan-akan dia tidak melihatmu dan lewat begitu saja.
Bis keempat berhenti di depan kamu.
Bis itu kosong, cukup bagus, tapi kamu bilang,
"Nggak ada AC nih, bisa kepanasan aku".
Maka kamu membiarkan bis keempat itu pergi.
Waktu terus berlalu, kamu mulai sadar bahwa kamu bisa terlambat pergi ke kantor.
Ketika bis kelima datang, kamu sudah tak sabar, kamu langsung melompat masuk ke dalamnya.
Setelah beberapa lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu salah menaiki bis.
Bis tersebut jurusannya bukan yang kamu tuju!
Dan kau baru sadar telah menyiakan waktumu sekian lama.

Moral dari cerita ini :
Sering kali seseorang menunggu orang yang benar-benar 'ideal' untuk menjadi pasangan hidupnya.
Padahal tidak ada orang yang 100% memenuhi keidealan kita.
Dan kamu pun sekali-kali tidak akan pernah bisa menjadi 100% sesuai keinginan dia. Tidak ada salahnya memiliki 'persyaratan' untuk 'calon', tapi tidak ada salahnya juga memberi kesempatan kepada yang berhenti di depan kita.
Tentunya dengan jurusan yang sama seperti yang kita tuju.
Apabila ternyata memang tidak cocok, apa boleh buat, tapi kamu masih bisa berteriak 'Kiri!' dan keluar dengan sopan.
Maka memberi kesempatan pada yang berhenti di depanmu, semuanya bergantung pada keputusanmu.
Daripada kita harus jalan kaki sendiri menuju kantormu, dalam arti menjalani hidup ini tanpa kehadiran orang yang dikasihi.
Cerita ini juga berarti, kalau kebetulan kamu menemukan bis yang kosong, kamu sukai dan bisa kamu percayai, dan tentunya sejurusan dengan tujuanmu, kamu dapat berusaha sebisamu untuk menghentikan bis tersebut di depanmu, agar dia dapat memberi kesempatan kepadamu untuk masuk ke dalamnya.
Karena menemukan yang seperti itu adalah suatu berkah yang sangat berharga dan sangat berarti.
Bagimu sendiri, dan bagi dia.

Lalu bis seperti apa yang kamu tunggu? :-)

Source : Tambahkan Cinta dan Kurangi Benci

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Sejarah Masuk Kuliah

Tepat pada tahun 2010 aku telah mengambil sebuah keputusan yang akan menentukan masa depanku nantinya. Pemilihan Perguruan Tinggi. Hal yang paling kubenci adalah saat aku harus memilih salah satu di antara begitu banyak pilihan yang memang bagus. Tapi seperti yang orang lain katakan, "Life is Choice". Hidup adalah pilihan, bukan kehidupan namanya jika tak memilih.


     Keinginan terbesarku adalah masuk ke sebuah PTN di Bandung dengan jurusan Pendidikan Matematika. Tapi orangtuaku lebih berharap aku masuk Pendidikan Guru SD dengan alasan tempat yang dekat dengan rumah dan nantinya sama-sama jadi guru (padahal ruang lingkupnya beda -_-). Daripada harus berdebat, aku buat saja perjanjian. Untuk Ujian Masuk PTN, aku mengikuti keinginan orangtua. Dan apabila aku tak lulus UMPTN tersebut, aku akan mengikuti SNMPTN ke jurusan yang aku inginkan. Perjanjian pun disepakati.

     Memang ya, doa orangtua itu sangat berpengaruh. Aku lulus UMPTN! Janji tak mungkin diingkari. Aku pun langsung mengambil kesempatan itu. Mereka terlihat bahagia, walaupun anaknya ini tidak masuk ke universitas yang bergengsi (karena tak pernah ikut ujian seleksi), melainkan masuk ke sebuah kampus daerah. Biarlah, kebahagiaan mereka adalah kebahagiaanku juga. Percayalah Allah sedang mempersiapkan rencana yang besar bagiku. Jadi, jalani saja.

Biarlah aliran sungai yang mengantarkanku menuju lautan.



^_^

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Tuhan, Sadarkan Aku

Tuhan, sadarkan aku

bahwa seharusnya aku bahagia melihat orang lain bahagia

Tuhan, sadarkan aku

bahwa iri hati bukanlah sikap yang tepat saat melihat orang lain bahagia

Tuhan, sadarkan aku

bahwa iri hati hanya membuang-buang waktuku

Tuhan, sadarkan aku

bahwa masih banyak hal yang bisa kulakukan

janganlah terus memelihara rasa iri dalam hati

Tuhan, sadarkan aku

bahwa diluar sana banyak sekali orang yang kurang beruntung

dan aku lebih beruntung dari mereka

Tuhan, sadarkan aku

bahwa aku juga punya banyak impian dan aku harus berjuang untuk mewujudkannya

dan Tuhan, yakinkan aku

bahwa aku bisa melakukan semua itu

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Bersyukurlah

Bersyukurlah karena belum punya semua hal yang kau inginkan

   Jika sudah, apa lagi yang akan kau cari?

Bersyukurlah saat kau tidak tahu sesuatu

   karena kau berkesempatan belajar

Bersyukurlah atas saat-saat sulit

   pada masa itulah kau bisa berkembang

Bersyukurlah atas keterbatasanmu

   Keterbatasan itu memberimu kesempatan untuk jadi lebih baik

Bersyukurlah atas setiap tantangan baru

   karena tantangan itu akan membuatmu lebih kuat dan berkarakter

Bersyukurlah atas kesalahan yang kau lakukan

   kesalahan memberimu pelajaran berharga

Bersyukurlah saat kau merasa letih dan jemu

   Berarti, kau sudah menemukan hal yang berbeda

Bersyukurlah atas masalah yang kau hadapi

   dan masalah itu bisa jadi karuniamu



--Anonim--

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Buku: The 7 Laws of Happiness

     Kebahagiaan. Apa itu kebahagiaan? Terkadang kita salah memahami arti dari kebahagiaan. Kebahagiaan berbeda dengan kesenangan. Kesenangan bersifat sementara, menghasilkan kepuasan tetapi tidak akan bertahan lama. Ketika seseorang akan melakukan korupsi, ia pasti didorong oleh keinginannya untuk hidup lebih baik, untuk hidup lebih nyaman, untuk mencapai kebahagiaan. Orang yang korupsi sebenarnya mencari kebahagiaan, tetapi ia tidak menyadari bahwa apa yang ada di depan matanya itu sama sekali bukan kebahagiaan. Ia tidak tahu bahwa saat ini ia sedang berhadapan dengan "kesenangan". Ia telah melihat "kesenangan" sebagai "kebahagiaan".
    Sebagai manusia, kita memang lebih mudah terjebak ke dalam jalan kesenangan ketimbang menyusuri jalan kebahagiaan. Ini karena jalan kesenangan sering terlihat indah, menarik, menggairahkan, dan menjanjikan.
     Oleh karena itulah, Arvan Pradiansyah menulis buku berjudul The Seven Laws of Happiness. Buku yang diterbitkan oleh Penerbit Kaifa pada tahun 2008 ini berisi tentang tujuh rahasia hidup yang bahagia.


Tujuh rahasia hidup yang bahagia menurut Arvan Pradiansyah, ialah sebagai berikut:
  1. Sabar (Patience)
  2. Syukur (Gratefulness)
  3. Sederhana (Simplicity)
  4. Kasih (Love)
  5. Memberi (Giving)
  6. Memaafkan (Forgiving)
  7. Pasrah (Surrender)
   Bukan hanya itu, dalam buku ini juga dibahas mengenai pikiran, teknik mengelola pikiran, dan masih banyak lagi.

"Penting dibaca bagi mereka yang memilih berhenti sejenak untuk melakukan lompatan besar." -Prof. Dr. der Soz. Gumilar Rusliwa Somantri, Rektor UI--

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Buku : Kenapa Guru Harus Kreatif

Kebetulan saat saya sedang mencari buku, saya melihat buku yang satu ini. Judulnya 'Kenapa Guru Harus Kreatif'. Mungkin teman-teman ada yang pernah membacanya. Buku yang ditulis oleh Andi Yudha Asfandiyar ini diterbitkan oleh Penerbit DAR! Mizan pada tahun 2009. Isinya bercerita tentang cara-cara bagaimana menjadi seorang guru yang kreatif dan profesional. Berikut sepotong tulisan dari buku ini.


Orang sering mengira bahwa tugas seorang guru hanyalah mengeja huruf dan menghitung angka. Kelihatannya sederhana...
Sederhana?
Namun, pada praktiknya tidak sesederhana itu. Sebagai lapis kedua setelah keluarga dalam perannya mendidik anak, guru mempunyai peran yang sangat besar dalam tumbuh-kembang seorang anak. Keberhasilan seorang anak saat dewasa apakah dia akan menjadi orang yang baik atau jahat, pintar atau bodoh, sukses atau gagal, dipengaruhi oleh didikan guru mereka, selain didikan keluarga dan pengaruh lingkungannya.
Secara formal, menurut Undang-Undang No. 141 Tahun 2005, pasal 1, butir 1 tentang guru dan dosen, "Yang disebut dengan guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah."
Namun, pada dasarnya, setiap orang adalah guru, contoh yang digugu dan ditiru, terutama oleh anak-anak yang sering meniru apa yang dilakukan oleh orang-orang di sekitarnya.
Biasanya, anak-anak usia dini menerapkan apa yang mereka lihat, mereka dengar, dan mereka rasakan dari lingkungannya. Apa yang telah mereka dapatkan ketika masih kecil akan berbekas sangat kuat hingga mereka dewasa. Oleh karena itu, orang dewasa yang dijadikan contoh oleh mereka, haruslah pintar-pintar dalam menjaga perilakunya sehingga dia bisa menjadi contoh yang positif bagi anak-anak.
Lihatlah, betapa anak-anak sekarang berusaha meniru apa yang mereka lihat dari artis-artis dan tayangan televisi, meskipun tidak jarang, semua yang mereka serap berdampak negatif bagi perkembangan mental mereka.
Sekolah sebagai salah satu kekuatan besar dalam menciptakan agen perubahan perlu ditangani oleh guru-guru yang andal. Sekolah memerlukan guru yang berkualitas, profesional, dan mempunyai visi yang jauh akan perkembangan sumber daya manusia yang akan datang. Mereka pun akan menjadi manusia-manusia berkualitas, unggul, dan berdaya tahan tinggi dalam menghadapi perubahan. Anak-anak adalah calon pewaris bangsanya. Dalam proses transfering values and knowledge, guru yang baik akan senantiasa mengajar dan berkomunikasi kepada anak-anak, dan bukan sekadar berkomunikasi terhadap mereka.
Lalu, bagaimana ciri-ciri guru yang kreatif dan profesional itu?
Kuncinya yaitu FOR CHILDREN.
1.      Fleksibel
Dibutuhkan guru yang tidak kaku, luwes, dan dapat memahami kondisi anak didik, memahami cara belajar mereka, serta mampu mendekati anak didik melalui berbagai cara sesuai kecerdasan dan potensi masing-masing anak.
2.      Optimistis
Keyakinan yang tinggi akan kemampuan pribadi dan keyakinan akan perubahan anak didik kea rah yang lebih baik melalui proses interaksi guru-murid yang fun akan menumbuhkan karakter yang sama terhadap anak tersebut.
3.      Respek
Rasa hormat yang senantiasa ditumbuhkan di depan anak didik akan dapat memicu dan memacu mereka untuk lebih cepat tidak sekadar memahami pelajaran, namun juga pemahaman yang menyeluruh tentang berbagai hal yang dipelajarinya.
4.      Cekatan
Anak-anak berkarakter dinamis, aktif, eksploratif, ekspresif, kreatif, dan penuh inisiatif. Kondisi ini perlu diimbangi oleh anda sebagai pengajarnya sehingga anda mampu bertindak sesuai kondisi yang ada.
5.      Humoris
Menjadi guru killer? Anak-anak malah takut kepada anda dan tidak mau belajar. Meskipun setiap orang mempunyai sifat humoris, sifat ini dituntut untuk dimiliki seorang pengajar. Karena pada umumnya, anak-anak suka sekali dengan proses belajar yang menyenangkan, termasuk dibumbui dengan humor. Secara tidak langsung, hal tersebut dapat membantu mengaktifkan kinerja otak kanan mereka.
6.      Inspiratif
Meskipun ada panduan kurikulum yang mengharuskan semua peserta didik mengikutinya, guru harus menemukan banyak ide dari hal-hal baru yang positif di luar kurikulum. Ia dapat membuat anak didik terinspirasi untuk menemukan hal-hal baru dan lebih memahami informasi-informasi pengetahuan yang disampaikan gurunya.
7.      Lembut
Dimanapun, guru yang bersikap kasar, kaku, atau emosional, biasanya mengakibatkan dampak buruk bagi peserta didiknya, dan sering tidak berhasil dalam proses mengajar kepada anak didik. Pengaruh kesabaran, kelembutan, dan rasa kasih sayang akan lebih efektif dalam proses belajar-mengajar dan lebih memudahkan munculnya solusi atas berbagai masalah yang muncul.
8.      Disiplin
Disiplin disini tidak hanya soal ketepatan waktu, tapi mencakup berbagai hal lain. Sehingga, guru mampu menjadi teladan kedisiplinan tanpa harus sering mengatakan tentang pentingnya disiplin. Contoh, disiplin dalam waktu, menyimpan barang, belajar, dan sebagainya. Dengan demikian, akan timbul pemahaman yang kuat pada anak didik tentang pentingnya hidup disiplin.
9.      Responsif
Ciri guru yang profesional, antara lain cepat tanggap terhadap perubahan-perubahan yang terjadi, baik pada anak didik, budaya, sosial, ilmu pengetahuan maupun teknologi, dan lain-lain.
10.  Empatik
Setiap anak mempunyai karakter yang berbeda-beda, cara belajar dan proses penerimaan, serta pemahaman terhadap pelajaran pun berbeda-beda. Oleh karena itu, seorang guru dituntut mempunyai kesabaran lebih dalam memahami keberagaman tersebut sehingga bisa lebih memahami kebutuhan-kebutuhan belajar mereka.
11.  Nge-friend
Jangan membuat jarak yang lebar dengan anak didik hanya karena posisi anda sebagai guru. Jika kita dapat menjadi teman mereka akan menghasilkan emosi yang lebih kuat daripada sekadar hubungan guru-murid. Sehingga, anak-anak akan lebih mudah beradaptasi dalam menerima pelajaran dan bersosialisasi dengan lingkungannya.

Bagaimana? Menarik bukan? Dari judulnya saja sudah membuat saya tertarik untuk membacanya. Seorang guru itu ternyata tugasnya bukan hanya mengajar, tapi juga harus mendidik anak didiknya melalui berbagai macam pendekatan yang sesuai dengan karakter masing-masing anak agar kelak mereka bisa menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang-orang sekitarnya. Jadi, guru harus bisa memahami karakter setiap anak didiknya. Mengajarnya pun harus dari hati ke hati agar anak dapat memahami dengan baik apa yang disampaikan guru.

Not only teach, but also touch! Bukan hanya mengajar, melainkan juga menyentuh hati mereka. ^_^

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Khayalanku tentang Matahari dan Bulan

Hari mulai gelap
Matahari kelelahan
Ia ingin rehat sejenak
Setelah berjam-jam menerangi bumi

Ia yang begitu tinggi di atas sana
Menerangi angkasa saat siang hari
Perlahan mulai turun
Cahayanya semakin redup

“Aku sudah tak kuat,” begitu katanya
Ia terlihat semakin lemah
Dengan memelas ia pun berkata,
“Siapa saja, tolong gantikan aku”

Tiba-tiba dari arah berlawanan muncul suatu benda langit
“Wahai, matahari, akulah bulan.
Aku yang akan menerangi bumi di malam hari.
Kau pulanglah, pulihkan tenagamu untuk esok hari.”

Matahari begitu senang mendengarnya
“Baiklah, bulan, aku minta kau untuk menjaga bumi agar tetap terang.”
Matahari pun terbenam
Ia kembali ke persembunyiannya

Keesokan harinya matahari telah kembali segar
Cahayanya pun bersinar terang
Ia segera menggantikan tempat bulan di langit untuk menerangi bumi

“Terimakasih, bulan, berkatmu aku bisa beristirahat.
Tanpa membuat bumi gelap.”
Bulan pun menjawab,
“Tak masalah, matahari, aku senang bisa membantumu.
Sampai alam semesta ini hancur pun aku akan menerangi malam di bumi.”

Matahari merasa senang
Karena setiap malam ia dapat beristirahat, mengumpulkan cahayanya
Dan sejak itulah pergantian matahari dan bulan dimulai
Siang dan malam terus berganti tanpa gelap yang pekat
“Sungguh kerjasama yang mengagumkan,” gumam bumi dalam diam

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Surat Lamaran Kerja

CONTOH KE-1



Cibinong, 5 Agustus 2009

Hal : Lamaran Pekerjaan

Kepada Yth.,
Manajer Sumber Daya Manusia
PT. Hand's Parmantindo

Jl. Raya Bumi Sentoda No. 5
Cibinong



Dengan hormat,

Bpk. Bambang Satrio, seorang asisten editor di PT. Hand's Parmantindo, menginformasikan kepada saya tentang rencana pengembangan Departemen Finansial PT. Hand's Parmantindo.
Sehubungan dengan hal tersebut, perkenankan saya mengajukan diri (melamar kerja) untuk bergabung dalam rencana pengembangan PT. Hand's Parmantindo.

Mengenai diri saya, dapat saya jelaskan sebagai berikut :


Nama
Tempat & tgl. lahir
Pendidikan Akhir
Alamat
Telepon, HP, e-mail
Status Perkawinan
: Florentina Putri
: Probolinggo, 5 Agustus 1979
: Sarjana Akuntansi Universitas Pancasila - Jakarta
: Perum Bojong Depok Baru 1, Blok ZT No.3, Cibinong 16913
: 021 - 87903802, HP = 0817 9854 203, e-mail = putri.flo@gmail.com
: Menikah.

Saat ini saya bekerja di PT. Flamboyan Bumi Singo, sebagai staf akuntasi dan perpajakan, dengan fokus utama pekerjaan di bidang finance dan perpajakan.

Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan :

  1. Daftar Riwayat Hidup.
  2. Foto copy ijazah S-1.
  3. Foto copy sertifikat kursus/pelatihan.
  4. Pas foto terbaru.

Besar harapan saya untuk diberi kesempatan wawancara, dan dapat menjelaskan lebih mendalam mengenai diri saya. Seperti yang tersirat di resume (riwayat hidup), saya mempunyai latar belakang pendidikan, pengalaman potensi dan seorang pekerja keras.

Demikian saya sampaikan. Terima kasih atas perhatian Bapak.


Hormat saya,



Florentina Putri


CONTOH KE-2

Jakarta, 5 Agustus 2009

Hal : Lamaran Pekerjaan

Kepada Yth.,
Manajer Sumber Daya Manusia
PT. Gilland Ganesha

Jl. Raya Kebon Durian No. 11
Jakarta Timur



Dengan hormat,

Sesuai dengan penawaran lowongan pekerjaan dari PT. Gilland Ganesha, seperti yang termuat di harian Kompas tanggal 3 Agustus 2009. Saya mengajukan diri untuk bergabung ke dalam Tim Marketing di PT. Gilland Ganesha.

Data singkat saya, seperti berikut ini.


Nama
Tempat & tgl. lahir
Pendidikan Akhir

Alamat
Telepon, HP, e-mail
Status Perkawinan
: Benny Kasmanto
: Bukit Tinggi, 19 Februari 1976
: Sarjana Manajemen Universitas Islam As-Syafi'iyah (UIA) - Jakarta
(Konsentrasi Manajemen Pemasaran)
: Perum Bumi Sentosa Blok A.5 Bekasi
: 021 - 87914990, 0815 965 5695, benny_kas07@yahoo.co.id
: Menikah

Saya memiliki kondisi kesehatan yang sangat baik, dan dapat berbahasa Inggris dengan baik secara lisan maupun tulisan. Latar belakang pendidikan saya sangat memuaskan serta memiliki kemampuan manajemen dan marketing yang baik. Saya telah terbiasa bekerja dengan menggunakan komputer. Terutama mengoperasikan aplikasi paket MS Office, seperti Excel, Word, Acces, PowerPoint, OutLook, juga internet, maupun surat-menyurat dalam Bahasa Inggris.

Saat ini saya bekerja sebagai staff Marketing di PT. Hilmy Finance. Saya senang untuk belajar, dan dapat bekerja secara mandiri maupun dalam tim dengan baik.

Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan :

  1. Daftar Riwayat Hidup.
  2. Foto copy ijazah S-1 dan transkrip nilai.
  3. Foto copy sertifikat kursus/pelatihan.
  4. Pas foto terbaru.

Saya berharap Bapak/Ibu bersedia meluangkan waktu untuk memberikan kesempatan wawancara, sehingga saya dapat menjelaskan secara lebih terperinci tentang potensi diri saya.

Demikian surat lamaran ini, dan terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu.


Hormat saya,



Benny Kasmanto


CONTOH DALAM B. INGGRIS

Tangerang, August 5, 2009

Attention To:
Mr. Imantoro
Human Resources Department
PT. Persada Bumida Terpadu
Jl. Raya Sukamaju No. 11
Tangerang


Dear Sir,

On this good opportunity, I would like to apply as a Instrumentation and Control System Engineer in your company. My name is Dias Farhan, 22 years old, male, single, energetic and healthy. I am a Control System Engineer and graduated from Suryadarma University (UNSURYA) on May 2007 with GPA 3.78. I would like to have career to expand my experience.

My personality as a hard worker and fast learner type of person would bring benefit to your company. I will be very appreciated if you could give in opportunity to work in your company.

Herewith I enclose my curriculum vitae, which will give details of my qualification.

I hope my qualifications and experience merit your consideration and look forward to your reply.


Sincerely yours,



Dias Farhan
Phone : 021 - 5758243
Jl. Melati No.23
Tangerang - 15712


Komentar :

Contoh ini sangat berguna untuk orang-orang yang ingin melamar pekerjaan. Kita jadi tahu susunan / hal-hal apa saja yang harus ada dalam surat lamaran pekerjaan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Penyajian Lisan

Penyajian lisan ada bermacam-macam, diantaranya adalah :

-Pidato
-Khutbah
-Dakwah
-Diskusi
-Rapat
-Seminar
-Kongres
-Konferensi
-Simposium
-Ceramah
-Demo/ Unjuk rasa
-Persentasi
-Ngobrol


Yang akan saya bahas adalah pidato.


A. Definisi / Pengertian Pidato

Pidato adalah suatu ucapan dengan susunan yang baik untuk disampaikan kepada orang banyak. Contoh pidato yaitu seperti pidato kenegaraan, pidato menyambut hari besar, pidato pembangkit semangat, pidato sambutan acara atau event, dan lain sebagainya.

B. Tujuan Pidato

Pidato umumnya melakukan satu atau beberapa hal berikut ini :
1. Mempengaruhi orang lain agar mau mengikuti kemauan kita dengan suka rela.
2. Memberi suatu pemahaman atau informasi pada orang lain.
3. Membuat orang lain senang dengan pidato yang menghibur sehingga orang lain senang dan puas dengan ucapan yang kita sampaikan.

C. Jenis-Jenis / Macam-Macam / Sifat-Sifat Pidato

Berdasarkan pada sifat dari isi pidato, pidato dapat dibedakan menjadi :
1. Pidato Pembukaan, adalah pidato singkat yang dibawakan oleh pembaca acara atau mc.
2. Pidato pengarahan adalah pdato untuk mengarahkan pada suatu pertemuan.
3. Pidato Sambutan, yaitu merupakan pidato yang disampaikan pada suatu acara kegiatan atau peristiwa tertentu yang dapat dilakukan oleh beberapa orang dengan waktu yang terbatas secara bergantian.
4. Pidato Peresmian, adalah pidato yang dilakukan oleh orang yang berpengaruh untuk meresmikan sesuatu.
5. Pidato Laporan, yakni pidato yang isinya adalah melaporkan suatu tugas atau kegiatan.
6. Pidato Pertanggungjawaban, adalah pidato yang berisi suatu laporan pertanggungjawaban.

D. Metode Pidato

Teknik atau metode dalam membawakan suatu pidatu di depan umum :
1. Metode menghapal, yaitu membuat suatu rencana pidato lalu menghapalkannya kata per kata.
2. Metode serta merta, yakni membawakan pidato tanpa persiapan dan hanya mengandalkan pengalaman dan wawasan. Biasanya dalam keadaan darurat tak terduga banyak menggunakan tehnik serta merta.
3. Metode naskah, yaitu berpidato dengan menggunakan naskah yang telah dibuat sebelumnya dan umumnya dipakai pada pidato-pidato resmi.


Contoh pidato :


Yang terhormat Bapak Kepala Sekolah, Bapak dan Ibu Guru, serta teman-teman yang saya cintai.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas segala rahmat-Nya pada hari ini kita dapat berkumpul bersama guna mengadakan acara perpisahan sekolah.

Para hadirin yang saya hormati, ijinkan saya mewakili teman-teman untuk menyampaikan sepatah dua patah kata dalam rangka perpisahan ini.

Selama bersekolah, kami sebagai siswa sangat bangga dan berterima kasih dengan semua guru yang telah mengajar di sekolah ini, yang dengan sangat baik, tidak pernah pilih kasih dalam mendidik, sangat sabar dan tidak kenal lelah dalam membimbing kami. Berkat jerih payah semua guru, kami pun dapat lulus dari SMP ini.

Mudah-mudahan semua guru yang bertugas mengajar di sekolah ini dapat diberikan kesehatan yang baik dan diberi kebahagiaan selalu.

Juga untuk teman-teman semua. Sungguh berat rasanya berpisah dengan kalian semua, karena kita sudah bersama-sama selama 3 tahun ini. Tapi tetap saya juga mendoakan teman-teman semua dapat melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi, baik ke SMA, ke SMK, ke STM maupun institusi pendidikan lainnya untuk dapat mencapai cita-cita yang selama ini diangan-angankan.

Akhir kata, saya mau mengucapkan sukses selalu buat teman-teman, doa saya menyertai teman-teman semua...


Komentar :

Pidato yang baik dapat memberikan suatu kesan positif bagi orang-orang yang mendengar pidato tersebut. Kemampuan berpidato atau berbicara yang baik di depan publik / umum dapat membantu untuk mencapai jenjang karir yang baik.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Majas

Macam-macam majas :

1. Majas perbandingan

- Asosiasi (smile)
- Metafora
- Personifikasi
- Alegori
- Parabel
- Simbolik
- Tropen
- Metonomia
- Litotes
- Sinekdokhe, terbagi menjadi 2, yaitu :
1. Pars pro toto
2. Totem pro parte
- Eufemisme
- Hiperbola
- Alusio
- Antonomasia
- Parafrasis

2. Majas sindiran

- Ironi
- Sinisme
- Sarkasme

3. Majas penegasan

- Pleonasme
- Repetisi
- Paralelisme
- Aliterasi
- Antanaklasis
- Kiasmus
- Tautologi
- Klimaks
- Antiklimaks
- Elipsis
- Inversi
- Retoris
- Koreksio
- Asidentom
- Polisedenton
- Interupsi
- Eksklamaso
- Enumerasio
- Praterito

4. Majas pertentangan

- Paradoks
- Antitesis
- Anakroisme
- Oksimoron



Saya akan membahas salah satu majas tersebut yaitu majas personifikasi. Majas personifikasi yaitu majas yang membandingkan benda seolah-olah bernyawa seperti manusia.
Contoh :
1. Badai mengamuk dan merobohkan rumah penduduk.
2. Kereta api tua itu meraung-raung di tengah kesunyian malam jumat pahing.
3. Daun kelapa melambai-lambai ditepi pantai.
4. Awan hitam menebal diiringi halilintar besahut-sahutan.
5. Tepat pukul 7 pagi, bel sekolah memangil-manggil kami untuk masuk kelas.


Komentar :
Majas
adalah gaya bahasa dalam bentuk tulisan maupun lisan yang dipakai dalam suatu karangan yang bertujuan untuk mewakili perasaan dan pikiran si pengarang.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Wacana

Satpam Ritz Carlton Sempat Tegur Pelaku Bom

Dua bom bunuh diri meledak di dua hotel mewah Jakarta, JW Marriott dan Ritz Carlton, Jumat 17 Juli lalu. Sembilan tewas dan sebanyak 53 orang luka-luka. Sejumlah saksi korban ternyata sempat berinteraksi langsung dengan 'si pengantin' alias bomber.

Salah satunya adalah satpam Hotel Ritz Carlton, Wahidul Kohar. Wahidul sudah curiga sejak awal kepada si pelaku. Dia bahkan sempat menegur. Menurut ayah Wahidul Kohar, yang juga bernama Wahidul, sang anak sempat menegur pelaku pemboman.

"Anak saya menanyakan isi tas, tapi pelaku cuek saja," kata Wahidul di Rumah Sakit Jakarta, siang setelah kejadian. Untungnya Wahidul hanya menegur. "Satpam yang lain membuntuti pelaku dari belakang. Saat ledakan terjadi satpam itu tewas," tambah Wahidul iba.

Meski jarak dengan pelaku relatif dekat, sekitar dua meter, Wahidul hanya mengalami luka di bagian telinga dan bahu kanan. "Setelah ledakan, tepatnya pukul 7.43, anak saya, Wahidul sadar dan menelepon saya," tambah dia.

Lain Wahidul, lain Dikdik Ahmad Taufik, salah seorang petugas keamanan Hotel JW Marriott. Dikdik memergoki pelaku yang sempat menoleh ke kanan dan kiri, seolah mencari sasaran.

"Saya sempat melihat dia masuk lounge, lalu saya balik arah. Sesaat kemudian terdengar suara 'ngung', saya bingung tiba-tiba saya sudah tertindih plafon," kata Dikdik, Sabtu, 18 Juli lalu. Sebelum pemboman terjadi, Didik mengaku menegur pria yang digambarkannya setinggi 172 centimeter, kulit sawo matang, dan berusia 25-28 tahun itu.

"Saya berpikir kalau dia ikut meeting, tak mungkin dia bawa koper. Lalu saya tanya, mau ketemu siapa?," tambah dia. Si pelaku, lanjut Dikdik, memberi jawaban pendek. "Ketemu bos saya, ngasih pesanan," kata Dikdik.

Dadang Hidayat, pegawai restoran Marriott, memberikan kesaksian yang tak kalah detail. Dadang sempat dirawat secara intensif di Rumah Sakit Pusat Pertamina karena menderita luka bakar. Kepada The Daily Telegraph, Dadang mengaku sangat beruntung masih bisa selamat, meski dengan luka bakar parah di sekujur tubuhnya.

Dadang mengaku sempat bicara dengan pelaku bom bunuh diri, yang saat itu berdiri hanya beberapa meter dari dirinya. Dadang bahkan melihat wajah si pelaku, beberapa saat sebelum dia meledakan dirinya.

Menurut Dadang, dia melihat ada sebuah telepon genggam di ransel yang dipakai tersangka. Dia juga melihat earphone di telinga pelaku. Di pagi nahas itu, pelaku datang ke pintu masuk lounge, ruangan privat yang digunakan belasan eksekutif perusahaan besar untuk pertemuan.

"Anda tidak bisa masuk ke ruangan, ada acara khusus," kata Dadang, menirukan perkataannya pada pelaku, seperti dikutip dari laman News.com.au, Minggu 26 Juli 2009.

Tapi, si pelaku cuek dan tetap berlalu. Kata Dadang, pelaku tampak percaya diri dan sangat tenang. Dadang sempat memperhatikan telepon genggam di ransel pelaku. Saat itu telepon berbunyi "klik..klik..klik".

"Dia melihat ke arah saya, saya menatapnya. Tiba-tiba ada kilatan cahaya," kata Dadang yang mengaku hanya sekitar empat meter dari si bomber saat dia meledakan dirinya. "Dia menatap lurus ke arah saya," tambah dia. (VIVAnews.com)


Fakta : ----

Opini : ----



Komentar :

Dengan menentukan fakta dan opini pada wacana di atas, saya menjadi tahu perbedaan antara fakta dan opini. Fakta adalah sesuatu yang benar-benar terjadi atau kenyataan, sedangkan opini adalah pendapat seseorang yang disertai alasan untuk membuktikan kebenarannya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0